Gaza | Militer Israel dilaporkan telah membuang sejumlah besar limbah, puing, dan material konstruksi di Jalur Gaza, hanya beberapa ratus meter dari perbatasan.
Dilansir dari surat kabar Israel, Haaretz, pada Rabu 29 Oktober 2025, mengungkapkan hasil Investigasi mereka bahwa truk-truk Israel mengangkut limbah konstruksi ke Gaza dan membuangnya di pinggir jalan.
Rekaman yang dipublikasikan Haaretz menunjukkan truk-truk yang melintasi perbatasan Kissufim dari Israel ke Gaza, membawa muatan limbah konstruksi.
Truk-truk tersebut dilaporkan melaju sejauh 200 hingga 300 meter ke Jalur Gaza, membongkar muatannya, dan kembali ke Israel dalam keadaan kosong.
Menurut laporan tersebut, puing-puing tersebut meliputi material konstruksi, potongan logam, pipa irigasi, dan sampah lainnya yang ditinggalkan oleh militer Israel setelah pembangunan puluhan pangkalan dan pos komando di dekat perbatasan selama perang di Gaza.
Beberapa perwira militer Israel mengatakan kepada Haaretz bahwa komandan lapangan telah memutuskan membuang sampah di dalam wilayah Gaza dan bahkan mengizinkan truk-truk milik pribadi Israel untuk membuang muatan mereka di mana pun mereka anggap perlu.
“Kami akan memiliki tumpukan sampah tepat di depan rumah kami seumur hidup, di dalam wilayah Gaza,” ujar seorang tentara Israel yang ditempatkan di dekat perbatasan kepada Haaretz.
Militer Israel mengklaim tidak mengetahui tindakan yang dijelaskan dalam laporan tersebut. Namun, pemerintah Gaza menilai tindakan tersebut semakin memperparah bencana lingkungan dan struktural yang sudah melanda Gaza setelah dua tahun perang genosida yang menghancurkan sekitar 90% infrastruktur sipil.
Laporan: Nanda Rizki

























