• Terbaru
Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

4 November 2025
Kepsek Menebang, Kapolres Aceh Timur Tanam Kembali Pohon Lewat Program Green Policing

Kepsek Menebang, Kapolres Aceh Timur Tanam Kembali Pohon Lewat Program Green Policing

30 Oktober 2026
Dukung Pelayanan Dasar, Bupati Al-Farlaky Serahkan 6 Ambulans dan 2 Truk Sampah

Dukung Pelayanan Dasar, Bupati Al-Farlaky Serahkan 6 Ambulans dan 2 Truk Sampah

28 Oktober 2026
Gelar Maulid dan Donor Darah, UPTD Puskesmas Simpang Ulim Tebar Kepedulian di Momen Kelahiran Nabi

Gelar Maulid dan Donor Darah, UPTD Puskesmas Simpang Ulim Tebar Kepedulian di Momen Kelahiran Nabi

27 Oktober 2026
Di Musda Golkar, Al-Farlaky: Jangan Ada Sekat Politik untuk Bangun Aceh Timur

Di Musda Golkar, Al-Farlaky: Jangan Ada Sekat Politik untuk Bangun Aceh Timur

27 Oktober 2026
Dibangun Era Al-Farlaky, Jembatan Keude Ong yang Sempat Amblas Kini Fungsional

Dibangun Era Al-Farlaky, Jembatan Keude Ong yang Sempat Amblas Kini Fungsional

20 Oktober 2026
Syahrul Gugat Proses RUPS untuk Jaga Nama Baik Mualem

Syahrul Gugat Proses RUPS untuk Jaga Nama Baik Mualem

17 Oktober 2026
Respon Keluhan Warga, Bupati Al-Farlaky Panggil Direktur PDAM dan Bentuk Tim Audit

Respon Keluhan Warga, Bupati Al-Farlaky Panggil Direktur PDAM dan Bentuk Tim Audit

14 Oktober 2026
Dun P3 Laporkan Yulinda ke Polres Aceh Timur, Ini Kasusnya! 

Dun P3 Laporkan Yulinda ke Polres Aceh Timur, Ini Kasusnya! 

6 Oktober 2026
Tinjau Jalan Lhok Dalam–Panton Rayeok, Bupati Al-Farlaky Pastikan Pembangunan Permanen 2027

Tinjau Jalan Lhok Dalam–Panton Rayeok, Bupati Al-Farlaky Pastikan Pembangunan Permanen 2027

2 Oktober 2026
Tim Pengacara Minta Kematian M Rasya Fadilla Diusut Lebih Serius

Tim Pengacara Minta Kematian M Rasya Fadilla Diusut Lebih Serius

2 Oktober 2026
Terungkap, Izin Lingkungan PT Bumi Flora Ternyata Diteken Bupati Rocky pada 2016

Terungkap, Izin Lingkungan PT Bumi Flora Ternyata Diteken Bupati Rocky pada 2016

29 September 2026
Bupati Al-Farlaky Tambah Anggran Rp 1 Milliar, Pengaspalan Jalan Kota Idi Tahap Dua Dilaksanakan Akhir Tahun

Bupati Al-Farlaky Tambah Anggran Rp 1 Milliar, Pengaspalan Jalan Kota Idi Tahap Dua Dilaksanakan Akhir Tahun

28 September 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

Redaksi Penulis Redaksi
Selasa, 11/04/2025 | 15:50 WIB
Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

Ilustrasi Pengeroyokan - Arjuna Tamaraya (21) tewas di area Masjid Agung Sibolga, Sumatra Utara, karena dikeroyok oleh lima pria, Jumat (31/10/2025), sekitar pukul 03.30 WIB.

Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

Oleh: Cut Farah Meutia, Aktivis Perempuan Merdeka Aceh.

Innalillahi waiinailaihi Rajiun

Membaca kisah perjalanan Arjuna Tamaraya, 21 tahun, anak yatim asal Simeulue, Aceh yang baru pulang melaut dua bulan, memilih tidur sejenak di Masjid Agung Sibolga,  dipaksa pergi menghadap Allah dengan cara yang sangat tidak manusiawi, tentunya membawa rasa kesal yang tidak bisa kita gambarkan dengan kata-kata biasa.

Tragedi Arjuna, mengingatkan kita untuk lebih hati-hati dalam bersikap dan bertindak. Bagi siapa saja, terutama anak-anak muda Aceh yang ingin pergi merantau, hendaklah mempelajari kebiasaan dan adat sebuah daerah yang hendak disinggahi adalah keharusan.

Di Aceh, Mesjid adalah rumah bagi muslim untuk singgah. Jangankan musafir, para pengemispun kerap menjadikan mesjid tempat singgah mereka, baik untuk mandi maupun untuk melepas penat setelah sekian jam manadah tangan di lampu-lampu merah.

Sejak kesultanan Aceh, mesjid-mesjid di Aceh dibangun di tengah pekan (pasar), karna selain sebagai tempat ibadah, mesjid juga menjadi cermin kemajuan ekonomi sebuah daerah.

Kalau ada pekan yang ada mesjidnya, itu artinya pekan (pasar) tersebut masuk dalam takagori maju. Pasti ada saudagar atau para musafir  yang datang untuk berdagang di pasar tersebut, dan mesjid tempat mereka untuk singgah.

Seperti keberadaan mesjid raya Baiturrahman Banda Aceh. Dia berdiri kokoh di tengan pasar tempat aktifitas perekonomian rakyat bergerak.

Dulu, Mesjid dan meunasah rumah ke dua bagi anak laki-laki Aceh, “Aneuk muda eh di meunasah atawa mesjid, hana eh di rumoeh”. Begitulah makna mesjid dan meunasah bagi orang Aceh.

Walaupun budaya itu telah hilang, namun masih berbekas dalam wujud Mesjid selain rumah ibadah, juga masih sebagai tempat  singgah bagi muslim dan muslimat.

Jika Ramadhan tiba, mesjid bahkan dijadikan pengganti tempa tidur siang dan malam oleh mereka yang ingin beritiqaf.

Bagitulah makna mesjid bagi masyarakat Aceh. Mesjid selain Rumah Allah, juga tempat berteduh bagi seluruh ummat Muhammad.

Di Aceh, gembok mesjid hanya berlaku untuk hewan, terutama hewan bernajis, bukan untuk manusianya.

Berbeda dengan daerah di luar Aceh. Bagi mereka mungkin mesjid adalah bangunan eklusif yang harus dijaga dari segala bentuk yang kira-kira bisa menghilangkan eklusifitasnya,  sebuah bangunan yang harus dipuja dan disakralkan layaknya memuja dan mensakralkan Tuhan, tidak boleh disentuh.

Jadi wajar ketika ada musafir yang datang untuk melepas penat, dianggap ancaman dan dihabisi beramai-ramai hingga meregang nyawa.

Mereka menganggap musafir bisa mengotori bangunan sakral dan menghilangkan eklusifitas bangunan megah yang mereka sebut dengan rumah Tuhan.

Coba anda bayangkan Jika hal serupa diterapkan di Aceh

Sepertinya dalam satu hari entah berapa ratus jiwa yang harus mati, karna di Aceh, atas namanya tempat ibadah, baik itu mesjid, meunasah, musalla-musalla di SPBU, semuannya menjadi tempat singgah bagi para musafir.  Bahkan tidak ada patokan biaya dan batasan jam yang harus dikeluarkan oleh para pesinggah setelah memakai fasilitas tersebut.

Sebegitu indah dan terbukanya Aceh.Tapi masih tidak sedikit masyarakat di Luar Aceh yang mengatakan “ACEH MENAKUTKAN”.

Kisah Arjuna menjadi bahan pengingat bagi kita. Ternyata kampung orang tidak senyaman dan seindah kampung kita. Maka berhati-hati lah ketika hendak mengunjunginya

Arjuna, Kembalilah dengan damai dalam dekapan Dewi Shinta di Surganya Allah.

 

Tulisan ini sepenuhnya hak dan tanggung jawab penulis !

MengirimMenciak

Baca Juga

Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus
Opini

Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus

2 Agustus 2026
Membedakan Kritik, Heater dan Buzzer Dalam Ruang Publik Kita
Opini

Membedakan Kritik, Heater dan Buzzer Dalam Ruang Publik Kita

15 Mei 2026
Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran
Opini

Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran

1 Maret 2026
Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?
Opini

Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?

2 Februari 2026
Membangun Aceh Tangguh Bencana
Opini

Membangun Aceh Tangguh Bencana

24 Januari 2026
Bencana Aceh, Negara, dan Paradoks Kekuasaan
Opini

Bencana Aceh, Negara, dan Paradoks Kekuasaan

28 Desember 2025
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

Kepsek Menebang, Kapolres Aceh Timur Tanam Kembali Pohon Lewat Program Green Policing

Kepsek Menebang, Kapolres Aceh Timur Tanam Kembali Pohon Lewat Program Green Policing

Penulis Redaksi
30 Oktober 2026

ACEH TIMUR | Polemik penebangan pohon peneduh di SMA Negeri 1 Simpang Ulim, Aceh Timur, mendapat babak baru. Setelah sebelumnya...

Dukung Pelayanan Dasar, Bupati Al-Farlaky Serahkan 6 Ambulans dan 2 Truk Sampah

Dukung Pelayanan Dasar, Bupati Al-Farlaky Serahkan 6 Ambulans dan 2 Truk Sampah

Penulis Redaksi
28 Oktober 2026

ACEH TIMUR | Dukungan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky terhadap pelayanan dasar masyarakat diwujudkan secara nyata. Tidak hanya sektor...

Gelar Maulid dan Donor Darah, UPTD Puskesmas Simpang Ulim Tebar Kepedulian di Momen Kelahiran Nabi

Gelar Maulid dan Donor Darah, UPTD Puskesmas Simpang Ulim Tebar Kepedulian di Momen Kelahiran Nabi

Penulis Redaksi
27 Oktober 2026

ACEH TIMUR | UPTD Puskesmas Simpang Ulim menggelar dua kegiatan sekaligus dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Selain menggelar...

Di Musda Golkar, Al-Farlaky: Jangan Ada Sekat Politik untuk Bangun Aceh Timur

Di Musda Golkar, Al-Farlaky: Jangan Ada Sekat Politik untuk Bangun Aceh Timur

Penulis Redaksi
27 Oktober 2026

IDI RAYEUK | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, menegaskan komitmennya untuk merangkul semua kekuatan politik dalam membangun Aceh Timur....

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In