• Terbaru
Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

4 November 2025
Tanpa Seleksi JPT, Wali Kota Langsa Pilih Rotasi Plt Lagi: Boby ke Kesbangpol, Sopian ke Disdikbud

Tanpa Seleksi JPT, Wali Kota Langsa Pilih Rotasi Plt Lagi: Boby ke Kesbangpol, Sopian ke Disdikbud

5 Mei 2026
Bupati Al-Farlaky Serahkan Rumah Layak Huni di Julok

Bupati Al-Farlaky Serahkan Rumah Layak Huni di Julok

4 Mei 2026
7 Guru Aceh Timur Terima Penghargaan di Hardiknas, Al-Farlaky: Teruslah Menginspirasi

7 Guru Aceh Timur Terima Penghargaan di Hardiknas, Al-Farlaky: Teruslah Menginspirasi

4 Mei 2026
Korban Banjir Bireuen Ultimatum Bupati: Cairkan Dana Tunggu Huni 7 Hari, Jika Tidak Aksi Lebih Besar

Korban Banjir Bireuen Ultimatum Bupati: Cairkan Dana Tunggu Huni 7 Hari, Jika Tidak Aksi Lebih Besar

4 Mei 2026
Diguyur Hujan, Bupati Al-Farlaky Turun Podium Ikut Basah di Upacara Hardiknas Aceh Timur

Diguyur Hujan, Bupati Al-Farlaky Turun Podium Ikut Basah di Upacara Hardiknas Aceh Timur

4 Mei 2026
Saat Permusuhan Dijadikan Komando: Bahaya Politik Isolasi di Tengah Kita

Saat Permusuhan Dijadikan Komando: Bahaya Politik Isolasi di Tengah Kita

4 Mei 2026
Nelayan Aceh Timur Masih Ditahan di Thailand, Bupati Al-Farlaky: Kami Terus Koordinasi dengan KBRI

Nelayan Aceh Timur Masih Ditahan di Thailand, Bupati Al-Farlaky: Kami Terus Koordinasi dengan KBRI

3 Mei 2026
Bukan Kebijakan Gubernur, Tgk Anwar: Pergub JKA Lahir dari Bisikan Bawah

Bukan Kebijakan Gubernur, Tgk Anwar: Pergub JKA Lahir dari Bisikan Bawah

3 Mei 2026
Pemkab Aceh Timur Jemput Nelayan Idi Cut yang Dibebaskan Otoritas Thailand

Pemkab Aceh Timur Jemput Nelayan Idi Cut yang Dibebaskan Otoritas Thailand

2 Mei 2026
Al-Farlaky Tempuh Jalur Hukum, Polisikan Penyebar Fitnah di Medsos

Al-Farlaky Tempuh Jalur Hukum, Polisikan Penyebar Fitnah di Medsos

2 Mei 2026
Bupati Al-Farlaky Didampingi Istri Jawab Isu Fitnah, Bakal Pidanakan Penyebar Hoax

Bupati Al-Farlaky Didampingi Istri Jawab Isu Fitnah, Bakal Pidanakan Penyebar Hoax

1 Mei 2026
Bupati Al-Farlaky Bagi Alsintan Untuk Brigade Pangan

Bupati Al-Farlaky Bagi Alsintan Untuk Brigade Pangan

30 April 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

Redaksi Penulis Redaksi
Selasa, 11/04/2025 | 15:50 WIB
Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

Ilustrasi Pengeroyokan - Arjuna Tamaraya (21) tewas di area Masjid Agung Sibolga, Sumatra Utara, karena dikeroyok oleh lima pria, Jumat (31/10/2025), sekitar pukul 03.30 WIB.

Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

Oleh: Cut Farah Meutia, Aktivis Perempuan Merdeka Aceh.

Innalillahi waiinailaihi Rajiun

Membaca kisah perjalanan Arjuna Tamaraya, 21 tahun, anak yatim asal Simeulue, Aceh yang baru pulang melaut dua bulan, memilih tidur sejenak di Masjid Agung Sibolga,  dipaksa pergi menghadap Allah dengan cara yang sangat tidak manusiawi, tentunya membawa rasa kesal yang tidak bisa kita gambarkan dengan kata-kata biasa.

Tragedi Arjuna, mengingatkan kita untuk lebih hati-hati dalam bersikap dan bertindak. Bagi siapa saja, terutama anak-anak muda Aceh yang ingin pergi merantau, hendaklah mempelajari kebiasaan dan adat sebuah daerah yang hendak disinggahi adalah keharusan.

Di Aceh, Mesjid adalah rumah bagi muslim untuk singgah. Jangankan musafir, para pengemispun kerap menjadikan mesjid tempat singgah mereka, baik untuk mandi maupun untuk melepas penat setelah sekian jam manadah tangan di lampu-lampu merah.

Sejak kesultanan Aceh, mesjid-mesjid di Aceh dibangun di tengah pekan (pasar), karna selain sebagai tempat ibadah, mesjid juga menjadi cermin kemajuan ekonomi sebuah daerah.

Kalau ada pekan yang ada mesjidnya, itu artinya pekan (pasar) tersebut masuk dalam takagori maju. Pasti ada saudagar atau para musafir  yang datang untuk berdagang di pasar tersebut, dan mesjid tempat mereka untuk singgah.

Seperti keberadaan mesjid raya Baiturrahman Banda Aceh. Dia berdiri kokoh di tengan pasar tempat aktifitas perekonomian rakyat bergerak.

Dulu, Mesjid dan meunasah rumah ke dua bagi anak laki-laki Aceh, “Aneuk muda eh di meunasah atawa mesjid, hana eh di rumoeh”. Begitulah makna mesjid dan meunasah bagi orang Aceh.

Walaupun budaya itu telah hilang, namun masih berbekas dalam wujud Mesjid selain rumah ibadah, juga masih sebagai tempat  singgah bagi muslim dan muslimat.

Jika Ramadhan tiba, mesjid bahkan dijadikan pengganti tempa tidur siang dan malam oleh mereka yang ingin beritiqaf.

Bagitulah makna mesjid bagi masyarakat Aceh. Mesjid selain Rumah Allah, juga tempat berteduh bagi seluruh ummat Muhammad.

Di Aceh, gembok mesjid hanya berlaku untuk hewan, terutama hewan bernajis, bukan untuk manusianya.

Berbeda dengan daerah di luar Aceh. Bagi mereka mungkin mesjid adalah bangunan eklusif yang harus dijaga dari segala bentuk yang kira-kira bisa menghilangkan eklusifitasnya,  sebuah bangunan yang harus dipuja dan disakralkan layaknya memuja dan mensakralkan Tuhan, tidak boleh disentuh.

Jadi wajar ketika ada musafir yang datang untuk melepas penat, dianggap ancaman dan dihabisi beramai-ramai hingga meregang nyawa.

Mereka menganggap musafir bisa mengotori bangunan sakral dan menghilangkan eklusifitas bangunan megah yang mereka sebut dengan rumah Tuhan.

Coba anda bayangkan Jika hal serupa diterapkan di Aceh

Sepertinya dalam satu hari entah berapa ratus jiwa yang harus mati, karna di Aceh, atas namanya tempat ibadah, baik itu mesjid, meunasah, musalla-musalla di SPBU, semuannya menjadi tempat singgah bagi para musafir.  Bahkan tidak ada patokan biaya dan batasan jam yang harus dikeluarkan oleh para pesinggah setelah memakai fasilitas tersebut.

Sebegitu indah dan terbukanya Aceh.Tapi masih tidak sedikit masyarakat di Luar Aceh yang mengatakan “ACEH MENAKUTKAN”.

Kisah Arjuna menjadi bahan pengingat bagi kita. Ternyata kampung orang tidak senyaman dan seindah kampung kita. Maka berhati-hati lah ketika hendak mengunjunginya

Arjuna, Kembalilah dengan damai dalam dekapan Dewi Shinta di Surganya Allah.

 

Tulisan ini sepenuhnya hak dan tanggung jawab penulis !

MengirimMenciak

Baca Juga

Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran
Opini

Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran

1 Maret 2026
Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?
Opini

Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?

2 Februari 2026
Membangun Aceh Tangguh Bencana
Opini

Membangun Aceh Tangguh Bencana

24 Januari 2026
Bencana Aceh, Negara, dan Paradoks Kekuasaan
Opini

Bencana Aceh, Negara, dan Paradoks Kekuasaan

28 Desember 2025
Bayang-Bayang Ratu Kegelapan di Tanah Aceh
Opini

Bayang-Bayang Ratu Kegelapan di Tanah Aceh

8 November 2025
Sudan dan Aliran Darah Kemanusiaan
Opini

Sudan dan Aliran Darah Kemanusiaan

1 November 2025
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

Tanpa Seleksi JPT, Wali Kota Langsa Pilih Rotasi Plt Lagi: Boby ke Kesbangpol, Sopian ke Disdikbud

Tanpa Seleksi JPT, Wali Kota Langsa Pilih Rotasi Plt Lagi: Boby ke Kesbangpol, Sopian ke Disdikbud

Penulis Redaksi
5 Mei 2026

Enam pejabat dirotasi jadi Plt, 15 kursi kepala OPD masih kosong definitif, BKPSDM: belum ada jadwal lelang jabatan. LANGSA | ...

Bupati Al-Farlaky Serahkan Rumah Layak Huni di Julok

Bupati Al-Farlaky Serahkan Rumah Layak Huni di Julok

Penulis Redaksi
4 Mei 2026

#Program CSR Harus Diperluas ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, menyerahkan secara simbolis bantuan rumah layak huni...

7 Guru Aceh Timur Terima Penghargaan di Hardiknas, Al-Farlaky: Teruslah Menginspirasi

7 Guru Aceh Timur Terima Penghargaan di Hardiknas, Al-Farlaky: Teruslah Menginspirasi

Penulis Redaksi
4 Mei 2026

May Yusra hingga Ulfa Marina dinobatkan guru berkinerja terbaik 2025, Pemkab apresiasi inovasi di tengah keterbatasan. ACEH TIMUR | Tujuh...

Korban Banjir Bireuen Ultimatum Bupati: Cairkan Dana Tunggu Huni 7 Hari, Jika Tidak Aksi Lebih Besar

Korban Banjir Bireuen Ultimatum Bupati: Cairkan Dana Tunggu Huni 7 Hari, Jika Tidak Aksi Lebih Besar

Penulis Redaksi
4 Mei 2026

Aksi ketiga dalam enam bulan, Koalisi Gerakan Sipil beri tenggat 7 hingga 90 hari, desak usut dugaan penyelewengan bantuan. BIREUEUN...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In