• Terbaru
Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

4 November 2025
Tak Mau Menunggu, Al-Farlaky Temui Mensos di Jakarta Perjuangkan Hak Korban Banjir

Tak Mau Menunggu, Al-Farlaky Temui Mensos di Jakarta Perjuangkan Hak Korban Banjir

4 Agustus 2026
Pokir Bukan Milik Dewan! Apel Green Gugat Pemkab Nagan Raya Soal Transparansi

Pokir Bukan Milik Dewan! Apel Green Gugat Pemkab Nagan Raya Soal Transparansi

4 Agustus 2026
WTP Ke-12 Kalinya, Aceh Timur Buktikan Komitmen Tata Kelola Keuangan Bersih

WTP Ke-12 Kalinya, Aceh Timur Buktikan Komitmen Tata Kelola Keuangan Bersih

4 Agustus 2026
Depan Kantor Gubernur Aceh, AAN Bakar Ban Tuntut “Instal Ulang Pemerintahan

Depan Kantor Gubernur Aceh, AAN Bakar Ban Tuntut “Instal Ulang Pemerintahan

4 Agustus 2026
53 Lansia Aceh Timur Diwisuda, Ibu Lismawani: Belajar Tak Kenal Usia

53 Lansia Aceh Timur Diwisuda, Ibu Lismawani: Belajar Tak Kenal Usia

4 Agustus 2026
Bupati Aceh Timur “Jemput Bola” ke Jakarta, Gandeng Menkraf Dongkrak Tenun dan Tikar Naik Kelas

Bupati Aceh Timur “Jemput Bola” ke Jakarta, Gandeng Menkraf Dongkrak Tenun dan Tikar Naik Kelas

4 Agustus 2026
Dugaan Mark Up Harga Cetak Sawah di Simeulue, Anggaran Rp4,2 M Disorot ARPA

Dugaan Mark Up Harga Cetak Sawah di Simeulue, Anggaran Rp4,2 M Disorot ARPA

4 Agustus 2026
Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus

Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus

2 Agustus 2026
Rumah Konstruksi Kayu di Madat Ludes Dilalap Api, Penyebab Belum Diketahui

Rumah Konstruksi Kayu di Madat Ludes Dilalap Api, Penyebab Belum Diketahui

1 Agustus 2026
Ruang Guru Harus Rapi, WC Harus Bersih, Pesan Bupati ke 29 Pejabat Baru

Ruang Guru Harus Rapi, WC Harus Bersih, Pesan Bupati ke 29 Pejabat Baru

31 Juli 2026
Tak Hanya Seremonial, FGD Aceh Timur Jadi Ruang Pemerintah Dengar Langsung Wartawan

Tak Hanya Seremonial, FGD Aceh Timur Jadi Ruang Pemerintah Dengar Langsung Wartawan

30 Juli 2026
Haji Uma Desak Kemendagri Telusuri Hilangnya Status Gampong Alue Tingkeum

Haji Uma Desak Kemendagri Telusuri Hilangnya Status Gampong Alue Tingkeum

27 Juli 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

Redaksi Penulis Redaksi
Selasa, 11/04/2025 | 15:50 WIB
Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

Ilustrasi Pengeroyokan - Arjuna Tamaraya (21) tewas di area Masjid Agung Sibolga, Sumatra Utara, karena dikeroyok oleh lima pria, Jumat (31/10/2025), sekitar pukul 03.30 WIB.

Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

Oleh: Cut Farah Meutia, Aktivis Perempuan Merdeka Aceh.

Innalillahi waiinailaihi Rajiun

Membaca kisah perjalanan Arjuna Tamaraya, 21 tahun, anak yatim asal Simeulue, Aceh yang baru pulang melaut dua bulan, memilih tidur sejenak di Masjid Agung Sibolga,  dipaksa pergi menghadap Allah dengan cara yang sangat tidak manusiawi, tentunya membawa rasa kesal yang tidak bisa kita gambarkan dengan kata-kata biasa.

Tragedi Arjuna, mengingatkan kita untuk lebih hati-hati dalam bersikap dan bertindak. Bagi siapa saja, terutama anak-anak muda Aceh yang ingin pergi merantau, hendaklah mempelajari kebiasaan dan adat sebuah daerah yang hendak disinggahi adalah keharusan.

Di Aceh, Mesjid adalah rumah bagi muslim untuk singgah. Jangankan musafir, para pengemispun kerap menjadikan mesjid tempat singgah mereka, baik untuk mandi maupun untuk melepas penat setelah sekian jam manadah tangan di lampu-lampu merah.

Baca Juga :  Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus

Sejak kesultanan Aceh, mesjid-mesjid di Aceh dibangun di tengah pekan (pasar), karna selain sebagai tempat ibadah, mesjid juga menjadi cermin kemajuan ekonomi sebuah daerah.

Kalau ada pekan yang ada mesjidnya, itu artinya pekan (pasar) tersebut masuk dalam takagori maju. Pasti ada saudagar atau para musafir  yang datang untuk berdagang di pasar tersebut, dan mesjid tempat mereka untuk singgah.

Seperti keberadaan mesjid raya Baiturrahman Banda Aceh. Dia berdiri kokoh di tengan pasar tempat aktifitas perekonomian rakyat bergerak.

Dulu, Mesjid dan meunasah rumah ke dua bagi anak laki-laki Aceh, “Aneuk muda eh di meunasah atawa mesjid, hana eh di rumoeh”. Begitulah makna mesjid dan meunasah bagi orang Aceh.

Walaupun budaya itu telah hilang, namun masih berbekas dalam wujud Mesjid selain rumah ibadah, juga masih sebagai tempat  singgah bagi muslim dan muslimat.

Baca Juga :  Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus

Jika Ramadhan tiba, mesjid bahkan dijadikan pengganti tempa tidur siang dan malam oleh mereka yang ingin beritiqaf.

Bagitulah makna mesjid bagi masyarakat Aceh. Mesjid selain Rumah Allah, juga tempat berteduh bagi seluruh ummat Muhammad.

Di Aceh, gembok mesjid hanya berlaku untuk hewan, terutama hewan bernajis, bukan untuk manusianya.

Berbeda dengan daerah di luar Aceh. Bagi mereka mungkin mesjid adalah bangunan eklusif yang harus dijaga dari segala bentuk yang kira-kira bisa menghilangkan eklusifitasnya,  sebuah bangunan yang harus dipuja dan disakralkan layaknya memuja dan mensakralkan Tuhan, tidak boleh disentuh.

Jadi wajar ketika ada musafir yang datang untuk melepas penat, dianggap ancaman dan dihabisi beramai-ramai hingga meregang nyawa.

Mereka menganggap musafir bisa mengotori bangunan sakral dan menghilangkan eklusifitas bangunan megah yang mereka sebut dengan rumah Tuhan.

Baca Juga :  Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus

Coba anda bayangkan Jika hal serupa diterapkan di Aceh

Sepertinya dalam satu hari entah berapa ratus jiwa yang harus mati, karna di Aceh, atas namanya tempat ibadah, baik itu mesjid, meunasah, musalla-musalla di SPBU, semuannya menjadi tempat singgah bagi para musafir.  Bahkan tidak ada patokan biaya dan batasan jam yang harus dikeluarkan oleh para pesinggah setelah memakai fasilitas tersebut.

Sebegitu indah dan terbukanya Aceh.Tapi masih tidak sedikit masyarakat di Luar Aceh yang mengatakan “ACEH MENAKUTKAN”.

Kisah Arjuna menjadi bahan pengingat bagi kita. Ternyata kampung orang tidak senyaman dan seindah kampung kita. Maka berhati-hati lah ketika hendak mengunjunginya

Arjuna, Kembalilah dengan damai dalam dekapan Dewi Shinta di Surganya Allah.

 

Tulisan ini sepenuhnya hak dan tanggung jawab penulis !

MengirimMenciak

Baca Juga

Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus
Opini

Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus

2 Agustus 2026
Membedakan Kritik, Heater dan Buzzer Dalam Ruang Publik Kita
Opini

Membedakan Kritik, Heater dan Buzzer Dalam Ruang Publik Kita

15 Mei 2026
Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran
Opini

Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran

1 Maret 2026
Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?
Opini

Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?

2 Februari 2026
Membangun Aceh Tangguh Bencana
Opini

Membangun Aceh Tangguh Bencana

24 Januari 2026
Bencana Aceh, Negara, dan Paradoks Kekuasaan
Opini

Bencana Aceh, Negara, dan Paradoks Kekuasaan

28 Desember 2025
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

Tak Mau Menunggu, Al-Farlaky Temui Mensos di Jakarta Perjuangkan Hak Korban Banjir

Tak Mau Menunggu, Al-Farlaky Temui Mensos di Jakarta Perjuangkan Hak Korban Banjir

Penulis Redaksi
4 Agustus 2026

#Usulan bantuan Rp578 miliar untuk korban banjir Aceh Timur sudah masuk Tahap 10 di Kemensos JAKARTA | Tidak mau berlama-lama...

Pokir Bukan Milik Dewan! Apel Green Gugat Pemkab Nagan Raya Soal Transparansi

Pokir Bukan Milik Dewan! Apel Green Gugat Pemkab Nagan Raya Soal Transparansi

Penulis Redaksi
4 Agustus 2026

#Apel Green tuntut data Pokir 2024-2026 dibuka. Ajukan sengketa ke KIA dan ancam laporkan ke KPK BANDA ACEH | Pokok...

WTP Ke-12 Kalinya, Aceh Timur Buktikan Komitmen Tata Kelola Keuangan Bersih

WTP Ke-12 Kalinya, Aceh Timur Buktikan Komitmen Tata Kelola Keuangan Bersih

Penulis Redaksi
4 Agustus 2026

#BPK serahkan LHP LKPD 2025. Bupati Al-Farlaky: Ini bukan tujuan akhir, tapi tanggung jawab kelola uang rakyat BANDA ACEH |...

Depan Kantor Gubernur Aceh, AAN Bakar Ban Tuntut “Instal Ulang Pemerintahan

Depan Kantor Gubernur Aceh, AAN Bakar Ban Tuntut “Instal Ulang Pemerintahan

Penulis Redaksi
4 Agustus 2026

#8 Bulan Pasca Bencana 2025, Massa Nilai Pemulihan Jalan di Tempat. Sorot Juga IUP dan Anggaran Bencana yang Timpang BANDA...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In