ACEH TIMUR | Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Aceh Timur meningkat 10 persen pada pertengahan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 2026.
Kenaikan ini disebutkan berdasarkan data realisasi konsumsi BBM dari tahun-tahun sebelumnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina telah memperkuat rantai distribusi energi dari terminal BBM yang menyuplai wilayah Aceh Timur.
“Kami telah menyiapkan skema penyesuaian penyaluran. Jika terjadi peningkatan kebutuhan di lapangan, kami akan menyesuaikan suplai secara bertahap agar masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas mudik dan silaturahmi dengan nyaman,” kata Fahrougi.
Pertamina juga telah menyiapkan skema penebalan stok di sejumlah SPBU. Dalam kondisi normal, rata-rata penyaluran BBM di Aceh Timur mencapai 230 kiloliter (KL) per hari.
“Saat ini penyaluran BBM untuk wilayah Aceh Timur tetap berjalan lancar. Stok yang tersedia sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat,” ujar Fahrougi.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying dan membeli BBM sesuai kebutuhan saja. Pertamina terus melakukan pemantauan distribusi ke SPBU dan pengaturan suplai agar semua titik SPBU di Aceh Timur melayani dengan baik.

























