• Terbaru
LMND Aceh Desak Komnas HAM Usut Dugaan Penembakan Warga Saat Maulid di Pidie   

LMND Aceh Desak Komnas HAM Usut Dugaan Penembakan Warga Saat Maulid di Pidie  

5 November 2026
Warga Tewas Ditembak Saat Maulid, Wagub Aceh: Keselamatan Rakyat Paling Utama

Warga Tewas Ditembak Saat Maulid, Wagub Aceh: Keselamatan Rakyat Paling Utama

5 November 2026
Kepsek Menebang, Kapolres Aceh Timur Tanam Kembali Pohon Lewat Program Green Policing

Kepsek Menebang, Kapolres Aceh Timur Tanam Kembali Pohon Lewat Program Green Policing

30 Oktober 2026
Dukung Pelayanan Dasar, Bupati Al-Farlaky Serahkan 6 Ambulans dan 2 Truk Sampah

Dukung Pelayanan Dasar, Bupati Al-Farlaky Serahkan 6 Ambulans dan 2 Truk Sampah

28 Oktober 2026
Gelar Maulid dan Donor Darah, UPTD Puskesmas Simpang Ulim Tebar Kepedulian di Momen Kelahiran Nabi

Gelar Maulid dan Donor Darah, UPTD Puskesmas Simpang Ulim Tebar Kepedulian di Momen Kelahiran Nabi

27 Oktober 2026
Di Musda Golkar, Al-Farlaky: Jangan Ada Sekat Politik untuk Bangun Aceh Timur

Di Musda Golkar, Al-Farlaky: Jangan Ada Sekat Politik untuk Bangun Aceh Timur

27 Oktober 2026
Dibangun Era Al-Farlaky, Jembatan Keude Ong yang Sempat Amblas Kini Fungsional

Dibangun Era Al-Farlaky, Jembatan Keude Ong yang Sempat Amblas Kini Fungsional

20 Oktober 2026
Syahrul Gugat Proses RUPS untuk Jaga Nama Baik Mualem

Syahrul Gugat Proses RUPS untuk Jaga Nama Baik Mualem

17 Oktober 2026
Respon Keluhan Warga, Bupati Al-Farlaky Panggil Direktur PDAM dan Bentuk Tim Audit

Respon Keluhan Warga, Bupati Al-Farlaky Panggil Direktur PDAM dan Bentuk Tim Audit

14 Oktober 2026
Dun P3 Laporkan Yulinda ke Polres Aceh Timur, Ini Kasusnya! 

Dun P3 Laporkan Yulinda ke Polres Aceh Timur, Ini Kasusnya! 

6 Oktober 2026
Tinjau Jalan Lhok Dalam–Panton Rayeok, Bupati Al-Farlaky Pastikan Pembangunan Permanen 2027

Tinjau Jalan Lhok Dalam–Panton Rayeok, Bupati Al-Farlaky Pastikan Pembangunan Permanen 2027

2 Oktober 2026
Tim Pengacara Minta Kematian M Rasya Fadilla Diusut Lebih Serius

Tim Pengacara Minta Kematian M Rasya Fadilla Diusut Lebih Serius

2 Oktober 2026
Terungkap, Izin Lingkungan PT Bumi Flora Ternyata Diteken Bupati Rocky pada 2016

Terungkap, Izin Lingkungan PT Bumi Flora Ternyata Diteken Bupati Rocky pada 2016

29 September 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

LMND Aceh Desak Komnas HAM Usut Dugaan Penembakan Warga Saat Maulid di Pidie  

Redaksi Penulis Redaksi
Kamis, 11/05/2026 | 12:15 WIB
LMND Aceh Desak Komnas HAM Usut Dugaan Penembakan Warga Saat Maulid di Pidie   
Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

#Satu warga tewas dan sejumlah lainnya luka-luka dalam insiden di Pulo Keunari. LMND menyebut negara tidak boleh menjawab persoalan simbol dengan kekerasan

BANDA ACEH | Eksekutif Wilayah – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Aceh mengecam keras dugaan penggunaan senjata api terhadap masyarakat sipil dalam insiden di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Rabu, 4 November 2026.

LMND menilai peristiwa yang terjadi di tengah kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW itu bukan sekadar kericuhan, melainkan persoalan serius yang menyangkut hak hidup, kebebasan sipil, dan akuntabilitas aparat negara.

“Kami LMND memandang peristiwa ini bukan sekadar persoalan kericuhan antara masyarakat dan aparat, melainkan persoalan serius yang menyangkut perlindungan hak hidup, kebebasan sipil, akuntabilitas penggunaan kekuatan oleh aparat negara, serta keberlanjutan perdamaian di Aceh,” kata Ketua LMND Aceh, Aminul Mukminin Sekedang.

Insiden tersebut dilaporkan mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia dan sejumlah masyarakat lainnya mengalami luka-luka. Insiden diduga berkaitan dengan persoalan pengibaran Bendera Bulan Bintang yang kemudian berkembang menjadi ketegangan antara masyarakat dan aparat keamanan.

Baca Juga :  Dibangun Era Al-Farlaky, Jembatan Keude Ong yang Sempat Amblas Kini Fungsional

Negara Tidak Boleh Jawab Persoalan dengan Kekerasan

Aminul yang akrab disapa Aseng menegaskan, apabila dugaan penembakan terhadap warga sipil terbukti, maka tindakan itu harus dipertanggungjawabkan melalui mekanisme hukum.

“Negara tidak boleh menjawab persoalan masyarakat dengan kekerasan. Tidak boleh ada penggunaan kekuasaan secara sewenang-wenang, terlebih ketika masyarakat sedang menjalankan aktivitas sosial dan keagamaan,” ujarnya.

LMND Aceh menilai persoalan pengibaran Bendera Bulan Bintang memiliki dimensi historis, politik, sosial, dan hukum dalam perjalanan panjang Aceh. Karena itu, persoalan simbol tersebut semestinya ditangani melalui pendekatan dialogis, persuasif, serta berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Pendekatan keamanan yang mengedepankan intimidasi dan kekuatan bersenjata justru berisiko memperbesar ketegangan dan menciptakan ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

“Kita perlu mengingat bahwa perdamaian Aceh tidak lahir dari pendekatan kekerasan, melainkan melalui proses politik yang panjang, pengakuan terhadap realitas sosial, dan komitmen untuk mengakhiri konflik bersenjata,” kata Aseng.

Perdamaian Tidak Boleh Hanya Slogan

Bagi LMND Aceh, insiden di Pulo Keunari harus menjadi peringatan serius bahwa perdamaian tidak cukup hanya diperingati dalam seremoni dan pernyataan politik.

Baca Juga :  Dibangun Era Al-Farlaky, Jembatan Keude Ong yang Sempat Amblas Kini Fungsional

Perdamaian harus diwujudkan melalui perlindungan terhadap rakyat, penghormatan terhadap hak asasi manusia, penegakan hukum yang adil, serta pembatasan penggunaan kekuatan oleh aparat negara.

“Aparat keamanan seharusnya hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, bukan justru menciptakan ketakutan,” tegas LMND Aceh.

Jika setiap persoalan simbolik dan ekspresi masyarakat diselesaikan dengan pendekatan koersif, maka yang dipertaruhkan bukan hanya rasa aman warga Pulo Keunari, melainkan juga kepercayaan publik terhadap komitmen negara dalam menjaga perdamaian Aceh.

Tujuh Desakan LMND Aceh

Untuk memastikan kebenaran peristiwa dan mencegah impunitas, LMND Aceh mendesak:

1. Komnas HAM RI segera membentuk atau memimpin investigasi independen untuk mengungkap kronologi kejadian, dugaan penggunaan senjata api, pihak yang terlibat, serta pertanggungjawaban atas jatuhnya korban.

2. Panglima TNI dan institusi terkait memberikan penjelasan terbuka mengenai keberadaan personel di lokasi, tujuan tindakan, dasar hukum, serta dugaan penggunaan senjata api terhadap masyarakat.

3. Pemeriksaan independen dan transparan terhadap seluruh personel yang diduga terlibat, termasuk mengamankan bukti, rekaman video, keterangan saksi, dan bukti forensik.

Baca Juga :  Dibangun Era Al-Farlaky, Jembatan Keude Ong yang Sempat Amblas Kini Fungsional

4. Menjamin seluruh korban dan keluarga mendapatkan perlindungan, pelayanan medis, pendampingan hukum, serta pemulihan yang layak tanpa intimidasi maupun diskriminasi.

5. Mengusut pihak yang bertanggung jawab secara hukum apabila ditemukan bukti pelanggaran prosedur atau penyalahgunaan kewenangan.

6. Menghentikan pendekatan represif dalam menghadapi persoalan sosial dan simbolik di Aceh serta mengedepankan dialog bersama masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan elemen sipil.

7. Meminta Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Pidie mengambil langkah konkret untuk meredam ketegangan dan mencegah konflik lanjutan.

LMND Aceh menegaskan, ajakan menjaga kondusivitas tidak boleh dijadikan alasan untuk membungkam tuntutan keadilan.

“Tentu kita rakyat berdiri bersama tuntutan masyarakat agar peristiwa di Pulo Keunari diusut secara terbuka, independen, dan bertanggung jawab. Kami mendesak agar kebenaran diungkap dan setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran diproses sesuai hukum yang berlaku,” tutup Aseng yang juga mahasiswa Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Aceh.

MengirimMenciak

Baca Juga

Dibangun Era Al-Farlaky, Jembatan Keude Ong yang Sempat Amblas Kini Fungsional
Daerah

Dibangun Era Al-Farlaky, Jembatan Keude Ong yang Sempat Amblas Kini Fungsional

20 Oktober 2026
Lantik Komisioner Baitul Mal, Bupati Al-Farlaky: Tak Boleh Ada Calo Zakat!
Daerah

Lantik Komisioner Baitul Mal, Bupati Al-Farlaky: Tak Boleh Ada Calo Zakat!

9 September 2026
Haji Uma Desak Kemendagri Telusuri Hilangnya Status Gampong Alue Tingkeum
Daerah

Haji Uma Desak Kemendagri Telusuri Hilangnya Status Gampong Alue Tingkeum

27 Juli 2026
Konfercab Ke-III PCNU Simeulue Pilih Pengurus Baru Masa Khidmat 2026-2031
Daerah

Konfercab Ke-III PCNU Simeulue Pilih Pengurus Baru Masa Khidmat 2026-2031

1 Juli 2026
Tender rampung, dua ruas jalan Aceh Singkil siap dibangun Rp26,5 miliar
Daerah

Tender rampung, dua ruas jalan Aceh Singkil siap dibangun Rp26,5 miliar

28 Juni 2026
Evaluasi APBK Aceh Singkil Tuntas, Pencairan Anggaran Diperkirakan Dimulai Pekan ini
Daerah

Evaluasi APBK Aceh Singkil Tuntas, Pencairan Anggaran Diperkirakan Dimulai Pekan ini

28 Juni 2026
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

LMND Aceh Desak Komnas HAM Usut Dugaan Penembakan Warga Saat Maulid di Pidie   

LMND Aceh Desak Komnas HAM Usut Dugaan Penembakan Warga Saat Maulid di Pidie  

Penulis Redaksi
5 November 2026

#Satu warga tewas dan sejumlah lainnya luka-luka dalam insiden di Pulo Keunari. LMND menyebut negara tidak boleh menjawab persoalan simbol...

Warga Tewas Ditembak Saat Maulid, Wagub Aceh: Keselamatan Rakyat Paling Utama

Warga Tewas Ditembak Saat Maulid, Wagub Aceh: Keselamatan Rakyat Paling Utama

Penulis Redaksi
5 November 2026

#Fadhlullah menyampaikan duka cita mendalam dan meminta semua pihak menahan diri agar insiden di Pidie tidak berkembang menjadi konflik lebih...

Kepsek Menebang, Kapolres Aceh Timur Tanam Kembali Pohon Lewat Program Green Policing

Kepsek Menebang, Kapolres Aceh Timur Tanam Kembali Pohon Lewat Program Green Policing

Penulis Redaksi
30 Oktober 2026

ACEH TIMUR | Polemik penebangan pohon peneduh di SMA Negeri 1 Simpang Ulim, Aceh Timur, mendapat babak baru. Setelah sebelumnya...

Dukung Pelayanan Dasar, Bupati Al-Farlaky Serahkan 6 Ambulans dan 2 Truk Sampah

Dukung Pelayanan Dasar, Bupati Al-Farlaky Serahkan 6 Ambulans dan 2 Truk Sampah

Penulis Redaksi
28 Oktober 2026

ACEH TIMUR | Dukungan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky terhadap pelayanan dasar masyarakat diwujudkan secara nyata. Tidak hanya sektor...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In