#Data BPS Sebut Angka Kemiskinan Aceh Timur Turun 2 Persen
ACEH TIMUR | Selama satu tahun dipimpin Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky, jumlah warga miskin di Aceh Timur berkurang 8.630 orang atau turun 2,02 persen. Hal itu berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh.
Pada akhir 2024, jumlah penduduk miskin Aceh Timur tercatat 60.860 jiwa atau 13,26 persen. Setahun kemudian, 2025, angka itu turun jadi 52.230 jiwa atau 11,24 persen.
“Ini data resmi dari BPS. Turun 2 persen dalam setahun itu kerja berat. Angka 52.230 jiwa ini jadi motivasi kami untuk terus jalankan program yang bantu rakyat,” kata Bupati Al-Farlaky, Senin (1/6/2026).
Menariknya, garis kemiskinan justru naik. Dari Rp557.943 per orang per bulan di 2024, jadi Rp564.943 di 2025. Artinya standar hidup naik, tapi jumlah orang miskin malah turun. Ini tanda daya beli warga semakin kuat.
Pemkab Aceh Timur menyebut bahwa hasil ini karena program yang fokus. Tiga program utama: bantu ekonomi lewat dayah/pesantren, dorong sektor perikanan dan pertanian, serta perkuat bantuan sosial.
Kedepan, tegas Bupati Al-Farlaky, pemerintahan fokus tetap sama: buka lapangan kerja, dorong UMKM, perbaiki layanan kesehatan, dan bangun jalan di daerah pedalaman. Tujuannya agar angka kemiskinan terus turun.

























